Kelemahan Saya Dalam Menulis

Bagi saya pribadi menulis adalah sebuah hobi. Melalui menulis saya bisa menyalurkan berbagai ide, pengalaman yang saya alami. Saya sudah mulai menulis sejak 6 tahun lalu. Tapi sayang. Saya tidak rutin menulis. Mungkin bisa dihitung dengan jari artikel yang saya tulis setiap tahunnya. Selama saya menulis kendala terbesar yang saya sering alami adalah malas dan ide yang ditulis menjadi buntu. Saat saya menulis. Saya hanya mampu menulis 3-4 pragraf. Setelah itu tulisan yang sudah saya tulis. Saya tinggalkan begitu saja. Kemudian beberapa hari setelahnya. Ide baru muncul lagi untuk menulis tulisan baru lagi. Saya kembali menulis lagi. Sementara tulisan saya sebelumnya saya tinggalin begitu saja.

Selain dari malas. Kelemahan terbesar saya dalam menulis. Saya kurang teliti dalam memeriksa setiap pilihan kata dan kegunaan tanda baca. Terkadang hanya karena kurang ketelitian saya ini. Tulisan yang sudah saya buat beberapa minggu jadi kurang enak dibaca. Akibatnya saya malas untuk mempubliskannya kemedia sosial.

Kelemahan saya yang lain yang masih berhubungan dengan kata malas. Saya malas mencari informasi atau data yang berhubungan dengan tulisan saya. Maunya saya kepingin cepat tayang. Prinsip ini ada bagusnya sebenarnya. Tapi ada tapinya untuk para jurnalis lapangan yang harus cepat mengirim berita ke editor. Tapi untuk artikel yang tidak ditentukan deadlinenya. Lebih bagus lama asalkan tulisannya menarik alias apik untuk dibaca.