3 Contoh yang Patut Ditiru dari Film 3 Idiot

Banyak mahasiswa Indonesia tidak tahu mengapa harus melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Beberapa mahasiswa melanjut ke perguruan tinggi karena suruhan orangtua. Ada juga karena gensi dengan teman-temanya. Tapi terkadang setelah beberapa semester kuliah. Merasa tidak betah dan akhirnya drop-out dari kampus.

Hampir sama dengan keadaan mahasiswa Indonesia. Mahasiswa di India mengalami permasalahan yang sama. Melalui film 3 idiot. Penulis skenario dan sutradara berusaha menjelaskan permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa/i India. Melalui 3 karakter utama dalam film ini. Ketiga pemeran utama dalam film ini adalah 3 orang mahasiswa yang dijuluki sebagai mahasiswa idiot. Mereka dikatakan idiot karena sering berbuat yang aneh-aneh. Walaupun selalu bertingkah aneh. Ketiga mahasiswa ini sukses dalam karirnya.

Ketiga mahasiswa idiot ini adalah Phunshukh Wangdu (Amir Khan) seorang mahasiswa yang orangtuanya bekerja sebagai tukang kebun di rumah pengusaha kaya, Ranchoddas Syamaldas Chanchad. Sewaktu Wangdu kecil Rachoddas mengetahui bakat dan kepintaraan Wangdu. Lalu dia membiayai Wangdu sekolah sampai penguruaan tinggi. Tapi dengan persyaratan Wangdu harus menganti namanya menjadi Rachoddas. Selain syarat itu, Wungdu setelah tamat kuliah. Dia harus menyerahkan ijasahnya kepada Ranchoddas Syamaldas Chanchad. Kedua idiot yang lain adalah Farhan Qureshi (R. Madhavan), dan Raju Rastogi ( Sharman Joshi). Keduanya mempunyai latar belakang yang berbeda. Raju Rastogi berasal dari keluarga yang kurang mampu. Ayahnya hanya seorang tukang pos. Sedangkan Farhan berasal dari keluarga menengah. Orangtua Farhan ingin sekali jika anaknya menjadi seorang sarjana teknik. Sementara Farhan sendiri tidak ingin menjadi sarjana teknik. Dia ingin menjadi seorang fotografer alam.

MV5BODQyNjY1MDg2M15BMl5BanBnXkFtZTcwMTg2MzkwMw@@._V1__SX1303_SY571_ (2)

Dari kiri-kanan : Farhan, Ranchoddas, dan Raju

Dalam film yang berdurasi kurang lebih 1 jam 20 menit ini. Penonton diajarkan tentang kepeduliaan terhadap sesama, kesetiakawanan, dan tentang bagaimana seharusnya sistem pengajaran yang baik. Rasa kepedulian dan kesetiakawanan Ranchoddas dan Farhan terhadap Raju. Terbukti pada saat Rachoddas membawa ayah Raju kerumah sakit dengan menggunakan scooter metic Priya. Beruntung nyawa ayah Raju terselamatkan. Dokter sempat mengatakan, jika seadainya Ayah Raju tidak dibawa dengan cepat ke Rumah Sakit. Maka nyawanya akan tidak bisa terselamatkan.

MV5BMjIxNTE4NzM1MV5BMl5BanBnXkFtZTcwMDk2MzkwMw@@._V1__SX1303_SY571_ (2)

Film yang disutradarai oleh Vidhu Vinod Chopra. Sedikit mengulas tentang sistem pendidikan. Menurut saya sistem pendidikan yang disinggung di film ini hampir sama keadaa dengan di Indonesia saat ini. Dimana seorang mahasiswa jurusan pertanian. Setelah tamat akan masuk ke bank. Begitu juga dalam film ini. Ranchoddas selalu kritis dan berkomentar tentang sistem pengajaran di ICE (Imperial College of Engineering).  Dia mengatakan bahwa sistem pendidikan di kampus ICE terlampau banyak mengahafal teori di bandingkan praktek. Pernah suatu waktu ia adu argumentasi dengan rektor ICE (Boman Irani). Ranchoddas mengkritisi tentang sistem pengajaran di kampus tersebut. Di depan rektor Ranchoddas mengatakan untuk apa belajar banyak teori. Tapi pada akhirnya setelah lulus bukanya menjadi ahli teknik. Malah menjadi pegawai bank di Amerika. Akibat kritikan inilah Raju di pindahkan ke kamar Chatur.

MV5BMjE1ODMzMjMwOF5BMl5BanBnXkFtZTcwMjg2MzkwMw@@._V1__SX1303_SY571_ (2)

Rektor ICE, Viru Sahastrebuddhe

Salah seorang mahasiswa yang pintar di ICE adalah Chatur. Dalam cara belajar Chatur menggunaka metode menghafal. Segala sesuatu dia hafal sampai titik komapun dia hafal. Rachoddas tidak suka metode pembelajaran seperti itu, dan juga dia tidak suka karakter Chatur yang sombong. Pernah suatu kali Rachoddas memberikan pembelajaran berharga kepada temannya Raju. Bahwa pembelajaran Chatur selama ini salah. Pada saat itu Chatur mewakili seluruh mahasiswa ICE menyampaikan pidato di depan menteri pendidikan India. Dia tidak tahu jika banyak kata-kata dalam pidatonya sudah diubah oleh Rachoddas. Saat Chatur menyampaikan pidatonya semua hadir ketawak dan rektor ICE sangat marah. Tujuan Rachoddas melakukan itu kepada Chatur. Untuk memberitahukan kepada Raju kalau metode pembelajaran Chatur salah.

Film ini sangat bagus menurut saya dan patut untuk di tonton oleh mahasiswa Indonesia. Malah jika memungkin film ini menjadi bahan tontonan wajib mahasiswa. Agar mereka termotivasi dan berani merencanakan kehidupannya yang lebih baik ke depannya.

 

Sumber foto: http://www.imdb.com

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s